Gambaran Perilaku Keluarga dalam Menyimpan dan Membuang Obat Antibiotik di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar

Zulkarni Zulkarni, Syofyan Syofyan, Zola Triyanda

Abstrak


Faktor resiko terjadinya insiden obat dapat berawal dari masalah cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat yang tidak tepat termasuk obat antibiotik. Masalah obat antibiotik telah menjadi persoalan global yang harus mendapatkan perhatian serius termasuk di Indonesia. Tujuan penelitian untuk melihat gambaran perilaku keluarga dalam menyimpan dan membuang obat antibiotik di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar. Penelitian deskriptif ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Berdasarkan perhitungan jumlah sampel dengan menggunakan rumus Slovin, diperoleh sebanyak 100 keluarga di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Penelitian ini menggunakan instrument berupa kuesioner yang telah memenuhi syarat uji validitas dan reliabelitas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku keluarga dalam menyimpan dan membuang obat antibiotik termasuk dalam kategori cukup dengan nilai mean masing-masing 6,07 dan 6,90. Berdasarkan hasil uji korelasi dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan  antara pengetahuan keluarga terhadap profesi apoteker dan obat antibiotik dengan perilaku keluarga dalam menyimpan dan membuang obat antibiotik yang ditunjukan dengan nilai r = 0,163.

Kata Kunci


perilaku keluarga; penyimpanan obat; pembuangan obat; antibiotik

Teks Lengkap:

PDF SUPLEMEN

Referensi


World Health Organization. World Health Statistics 2014 [Internet]. World Health Organization. 2004. Available from: https://www.who.int/gho/publications/world_health_statistics/2014/en/

Utami ER. Antibiotika, Resistensi, dan Rasionalitas Terapi. Sainstis. 2012;1(1):124–38. https://doi.org/10.18860/elha.v1i4.1783

Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar 2013. 2013.

Jassim AM. In-home drug storage and self-medication with antimicrobial drugs in Basrah, Iraq. Oman Med J. 2010;25(2):79-87. https://doi.org/10.5001/omj.2010.25

Atinafu T, Takele A, Kassie A, Yehualaw A, Tesfaw G, Desseno T, et al. Unused Medications Disposal Practice : The case of Patients Visiting University of Gondar Ethiopia. Int J Pharma Sci Res. 2014;5(12):999–1005.

World Health Organization. Top 10 Causes of Death [Internet]. 2011 [cited 2018 Nov 2]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/the-top-10-causes-of-death

Sembel DT. Toksikologi Lingkungan Dampak Pencemaran dari Berbagai Bahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari. Yogyakarta: Andi; 2015.

World Health Organization. The world health report 2001 [Internet]. World Health Organization. 2001. Available from: https://www.who.int/whr/2001/en/

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Jakarta; 2009.

Anonim. Menuju Rekor MURI di Batusangkar: BPOM dan IAI ajak Generasi Indonesia Peduli Obat dan Pangan Aman [Internet]. 2017 [cited 2018 Nov 19]. Available from: https://tanahdatar.go.id/berita/2345/bpom-dan-iai-ajak-generasi-indonesia-peduli-obat-dan-pangan-aman.html

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2006.

Calamusa A, Di Marzio A, Cristofani R, Arrighetti P, Santaniello V, Alfani S, Carducci A. Factors that influence Italian consumers’ understanding of over-the-counter medicines and risk perception. Patient Educ Couns. 2012;87(3):395-401. https://doi.org/10.1016/j.pec.2011.10.003

Potter PA, Perry AG. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik, Volume 2. Jakarta: EGC; 2005.

Nursalam. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika; 2003.

Nuryanto N, Pramono A, Puruhita N, Muis SF. Pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan dan sikap tentang gizi anak Sekolah Dasar. J Indones J Nutr. 2014;3(1):32–6. https://doi.org/10.14710/jgi.3.1.121-125

Purwanti A, Harianto H, Supardi S. Gambaran Pelaksanaan Standar Pelayanan Farmasi Di Apotek DKI Jakarta Tahun 2003. Pharmaceutical Sciences and Research. 2004;1(2):102–15. http://dx.doi.org/10.7454/psr.v1i2.3374

Puspitasari HP, Faturrohmah A, Hermansyah A. Do Indonesian community pharmacy workers respond to antibiotics requests appropriately? Trop Med Int Heal. 2011;16(7):840–6. https://doi.org/10.1111/j.1365-3156.2011.02782.x

Oh AL, Hassali MA, Al-Haddad MS, Sulaiman SAS, Shafie AA, Awaisu A. Public knowledge and attitudes towards antibiotic usage: A cross-sectional study among the general public in the state of Penang, Malaysia. J Infect Dev Ctries. 2011;5(5):338–47. https://doi.org/10.3855/jidc.1502




DOI: https://doi.org/10.25077/jsfk.7.2.172-179.2020

Article Metrics

Abstract view : 908 times
PDF view/download : 281 times SUPLEMEN view/download : 176 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

      

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.