Pengetahuan dan Sikap tentang Obat pada Orangtua Siswa SD di Kota Padang
Main Article Content
Abstract
Masalah keamanan obat pada anak seringkali diabaikan oleh orang tua. Anak masih dianggap sebagai pengguna pasif padahal anak sesuai dengan perkembangannya telah memiliki otonomi dalam penggunaan obat-obatannya sendiri. Untuk itu, anak perlu diberdayakan sesuai dengan pengetahuannya dibawah pengawasan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pengetahuan dan sikap orangtua tentang obat pada anak. Disain penelitian yang digunakan menggunakan disain studi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Dari peneitian ini didapatkan bahwa pengetahuan orang tua siswa SD di kota Padang tentang obat dikategorikan sedang(69,20 %). Sedangkan sikap orang tua menunjukan sikap positif dengan persentase sikap positif (97,4%). Tidak adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan sikap orang tua siswa SD di kota Padang. (P>0,05). Faktor yang mempengaruhi pengetahuan yaitu uhuamur, tempat tinggal, pekerjaan, pendidikan terakhir, dan tempat penyimpanan obat responden. Tidak adanya hubungan yang bermakna antara semua karakteristik terhadap sikap responden. Dapat disimpulkan bahwa perlu edukasi kepada orangtua agar dapat memberikan informasi tentang keamanan obat pada anak.
Â
Â
Â
Article Details
The authors retain the copyright and grant the journal the right of first publication simultaneously under the Creative Commons Attribution License. This license allows others to share the work with proper acknowledgment of authorship and initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to deposit their articles in institutional repositories, on their personal websites, or in other online repositories after the article has been published in JSFK.
References
World Health Organization (2004). WHO Medicines Strategy 2004 – 2007. Geneva : Steiner Graphics; 2004.
World Health Organization (1985). The Rational Use Of Drugs. WHO Health Assembly Resolution WHO 39.27. Geneva : World Health Organization; 1985.
Dawood OT, Ibrahim MI, Abdullah AC (2011). Factors influencing children's knowledge and attitudes toward medicines in Malaysia. Journal of Men's Health. Dec 1;8(4):288-98.
Menacker F, Aramburuzabala P, Minian N, Bush PJ, Bibace R (1999). Children and medicines: what they want to know and how they want to learn. Journal of Social and Administrative Pharmacy. 16:38-52.
Dawood OT, Ibrahim MI, Palaian S (2010). Parent’s knowledge and management of their children’s ailments in Malaysia. Pharmacy practice. Apr;8(2):96.
Eldalo AS, El-Hadiyah TM, Yousif MA (2013). Sudanese parents' knowledge, attitudes and practice about self-medication to their children: Qualitative study.
Budiman dan Riyanto. Kapita Selekta Kuesioner (2013). Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta : Penerbit Salemba Medika.
Aspuah, Siti (2013). Kumpulan Kuesioner dan Instrumen Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Notoatmodjo (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Yu M, Zhao G, Lundborg CS, Zhu Y, Zhao Q, Xu B (2014). Knowledge, attitudes, and practices of parents in rural China on the use of antibiotics in children: a cross-sectional study. BMC infectious diseases. Dec;14(1):112.
Atsbeha BW, Suleyman SA (2008). Medication knowledge, attitude and practice (kap) among university of gondar freshman students, north western ethiopia. Pharmacologyonline. 1:4-12.