Identifikasi Gen E7 Isolat Human Papillomavirus Tipe 18 (HPV18) dari Penderita Kanker Serviks

Arfiandi Arfiandi, Densi Selpia Sopianti, Dewi Gulyla Hari, Marlina Marlina, Yufri Aldi, Andani Eka Putra, Akmal Djamaan, Rustini Rustini

Abstrak


Gen E7 HPV18 merupakan salah satu onkoprotein yang selalu diekspresikan oleh HPV pada sel yang terinfeksi. Infeksi persisten oleh Human papillomavirus (HPV) beresiko tinggi adalah faktor etiologi utama untuk kanker serviks dan ekspresi Onkoprotein HPV E7 disarankan untuk menjadi penanda potensial untuk perkembangan tumor. E7 akan mempengaruhi aktivitas pRB supresor tumor serta mengikat dan mengaktifkan kompleks cyclin sehingga dapat menimbulkan kanker serviks. Dalam penelitian ini akan dilakukan identifikasi terhadap Gen E7 isolat HPV18 dari penderita kanker serviks yang berasal dari RSUP M. Jamil Padang, Sumatera Barat dan RSUD Arifin Ahmad, Pekan Baru, Riau. Proses identifikasi dilakukan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) menggunakan primer spesifik untuk gen E7 HPV18. Dari lima belas isolat HPV18 yang diamplifikasi dengan primer spesifik gen E7 HPV18, didapatkan sepuluh sampel positif teridentifikasi gen E7 (66,6%) sedangkan lima sampel lainnya tidak teridentifikasi. Infeksi kanker pada penderita kanker serviks yang berasal dari RSUP. M. Jamil, Padang dan RSUD. Arifin Ahmad, Pekan Baru, Riau sebagian besar disebabkan oleh gen E7 HPV18 sehingga hal ini bisa dijadikan penanda potensial untuk perkembangan tumor bagi penderita kanker serviks di Sumatera Barat dan Riau pada khususnya serta di Indonesia pada umumnya.

Kata Kunci


kanker serviks; gen E7; HPV18

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Cunningham, C.R. (1999). Maize starch and superdisintegrants in direct compression formulation. Pharm Manufac Rev, 12, 22-24.

Winarno, F. G. (1989). Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Prabawati, S., Suyanti dan Setyabudi, A. D. (2008). Teknologi Pasca Panen dan Teknik Pengolahan Buah Pisang. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Republika. (2005). Pisang buah kehidupan (online) http://www.republica.co.id.htm/ diakses 2 Februari 2007.

Republika. (2006). Pisang si kaya gizi dan khasiat (online) http://www.republica.co.id.htm/ diakses 2 Februari 2007.

Junita, S. (2012). Isolasi Dan Uji Sifat Fisikokimia Pati Pisang Kepok ( Musa balbisiana). Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi. Pekanbaru

Zobel HF, AM Stephen. (1995). Starch: Structure Analysis and Application, Marcel Dekker Inc, NewYork.

Ansel, H, C. (1989). Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi , Edisi IV. UI Press, Jakarta

Shargel, L., Susanna W, P., Andrew, B.C. (2005). Applied Biopharmaceutics & Pharmacokinetics, 5th edition, McGraw Hill, Singapore.

Ganiswara, G.S. (1995). Farmakologi dan Terapi. Edisi keempat. Jakarta. bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Chuasuwan, B., Binjesoh, V., Polli, J. E., Zhang, H., Amidon, G. L., Junginger, H. E., ... & Barends, D. M. (2009). Biowaiver monographs for immediate release solid oral dosage forms: Diclofenac sodium and diclofenac potassium. Journal of pharmaceutical sciences, 98(4), 1206-1219.

Susanti, L & Sapitri R. I. (2008). Penggunaan Pati Pisang Sebagai Bahan Penghancur pada Pembuatan Tablet Antalgin. Jurnal Kimia dan Teknologi. Surakarta

Anonim. (1979). Farmakope Indonesia, Edisi III. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta

Banker, G.S. and Anderson, N.R. (1986). Tablets, in: Lachman, L. Lieberman, H.A., and Kanig, J.L.The Theory and Practise of Industrial Pharmacy, 3rdEdition, Marcel Dekker lnc., New York

Collet, J., and Moreton, C. (2002). Modified-release Peroral Dosage Form, dalam Aulton, M.E., Pharmaceutics: The Science Of Dosage Forms Design, Tablets, Edisi II, Churchill Livingstone, Edinburg-London-New York-Philadelphia-St Louis Sydney-Toronto, 289-305

Sulaiman, T.N.S. (2007). Teknologi dan Formulasi Sediaan Tablet, Yogyakarta: Pustaka Laboratorium Teknologi Farmasi Fakultas Farmasi UGM.

Siregar, Charles J.P. Prof. (2010). Teknologi Farmasi Sediaan Tablet, UI Press Jakarta

Abdou, HMJ. (1989). Dissolution Bioavailability and Bioequivalence. Pennsylvania: Mach Publishing Company




DOI: https://doi.org/10.29208/jsfk.2016.3.1.95

Article Metrics

Abstract view : 343 times
PDF view/download : 563 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

 Google Scholar         

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.