Pemberian Rekomendasi oleh Mahasiswa Farmasi pada Kasus Nyeri Pinggang di Setting Komunitas: Penelitian di Sebuah Institusi

Friska Yanuar Ramadanti, Adji Prayitno Setiadi, Lisa Aditama, Cecilia Brata, Yosi Irawati Wibowo, Eko Setiawan, Steven Victoria Halim

Abstrak


Salah satu tujuan dalam kurikulum pendidikan farmasi adalah mempersiapkan mahasiswa agar mampu memberikan rekomendasi terkait gangguan kesehatan ringan di komunitas. Sampai saat ini, informasi terkait kemampuan mahasiswa dalam memberikan rekomendasi di Indonesia belum ditemukan dalam literatur terpublikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan ketepatan rekomendasi mahasiswa prodi apoteker di sebuah institusi pendidikan farmasi saat menghadapi permintaan swamedikasi pada kasus nyeri pinggang (low-back pain; LBP). Pengambilan data pada penelitian potong lintang ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari karakteristik partisipan dan sebuah kasus LBPyang diadaptasi dari pustaka terpublikasi. Ketepatan rekomendasi ditetapkan melalui diskusi pakar dan bukti penelitian digunakan sebagai dasar dalam mendefinisikan rekomendasi yang tepat. Data karakteristik partisipan dan ketepatan rekomendasi dianalisis secara deskriptif. Total terdapat 86 partisipan terlibat dalam penelitian ini (response rate 82,69%). Sebagian besar partisipan (91,86%) memberikan rekomendasi obat, dan 61 dari antaranya merekomendasikan obat golongan anti-inflamasi non-steroid (AINS; baik oral maupun topikal). Sebanyak 70,93% partisipan memberikan rekomendasi tepat, yaitu: obat analgesik golongan AINS dan topikal counter-irritantsdengan/tanpa rekomendasi lainnya. Penelitian ini menunjukkan partisipan dalam penelitian ini mampu memberikan rekomendasi yang tepat dalam menanggapi kasus LBP. Namun demikian, penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi penyebab ketidaktepatan rekomendasi pada sebagian mahasiswa diperlukan sebagai upaya perbaikan aktivitas pembelajaran dan kurikulum pendidikan


Kata Kunci


Swamedikasi; Mahasiswa Prodi Apoteker; Low Back Pain (LBP); Ketepatan Rekomendasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


. James SL, Abate D, Abate KH, Abay SM, Abbafati C, Abbasi N, et al. Global, regional, and national incidence, prevalence, and years lived with disability for 354 Diseases and Injuries for 195 countries and territories, 1990-2017: A systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2017. Lancet. 2018;392(10159):1789–858. https://doi.org/10.1016/S 0140-6736(18)32279-7

. Rutter P. Community Pharmacy “Symptoms, Diagnosis and Treatment.” fourth edi. ELSEVIER; 2017.

. Blenkinsopp A, Duerden M, Blenkinsopp J. Symptoms in the Pharmacy: A Guide to the Management of Common Illness, 8th Edition. Vol. 8, Journal of Pharmacy Technology. 2018.

. Almeida M, Saragiotto B, Richards B, Maher CG. Primary care management of non-specific low back pain: Key messages from recent clinical guidelines. Med J Aust. 2018;208(6):272–5. https:// doi.org/ 10.5694/mja17.01152

. Patel T, Chang F, Mohammed HT, Raman-Wilms L, Jurcic J, Khan A, et al. Knowledge, perceptions and attitudes toward chronic pain and its management: A cross-sectional survey of frontline pharmacists in Ontario, Canada. PLoS One. 2016;11(6):1–14. https://doi.org/10.1371/journal .pone.0157151

. Schopflocher D, Taenzer P, Jovey R. The prevalence of chronic pain in Canada. Pain Res Manag. 2011;16(6):445–50.

. Limaye D, Limaye V, Krause G, Fortwengel G. A Systematic Review of The Literature on Survey Questionnaires to Assess Self-Medication Practices. Int J Community Med Public Heal. 2017;4(8):2620. http://dx.doi.org/ 10.18203/2394-6040.ijcmph20173192

. Djawaria DPA, Setiadi AP, Setiawan E. Analisis Perilaku dan Faktor Penyebab Perilaku Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep di Surabaya. Media Kesehat Masy Indones. 2018;14(4):406-414. http://dx.doi.org/ 10.30597/ mkmi.v14i4.5080

. Alghanim SA. Self-Medication Practice Among Patients in a Public Health Care System. East Mediterr Heal J. 2011;17(05):409–16.

. Halim SV, Setiadi AP, Wibowo YI. Profil Swamedikasi Analgesik di Masyarakat Surabaya, Jawa Timur. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia. 2018;16(1):86-93.

. Mervat Alsous, Eman Elayeh, Mariam Abdel Jalil, Ebtesam Alhawmdeh. Evaluation of Self-Medication Practice among Pharmacy Students in Jordan. Jordan J Pharm Sci. 2018;11(1):15–24.

. Brata C, Schneider CR, Marjadi B, Clifford RM. The provision of advice by pharmacy staff in eastern Indonesian community pharmacies. Pharm Pract (Granada). 2019;17(2):1–10. https://doi.org/10.18549/PharmPract. 2019.2.1452

. Putri VJ, Setiadi AP, Rahem A, Brata C, Wibowo YI, Setiawan E, et al. Diare Akibat Penggunaan Antibiotik pada Anak: Apa Saran yang Diberikan oleh Apoteker Komunitas? J Sains Farm Klin. 2020;7(3):218-228. https://doi.org/10.25077/jsfk.7.3.218-228.2020

. Ningsih LF, Setiadi AP, Rahem A, Brata C, Wibowo YI, Setiawan E, et al. Apa yang Direkomendasikan Apoteker untuk Tatalaksana Diare Akut pada Anak? Sebuah Survei di Wilayah Timur Kota Surabaya. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Kefarmasian. 2021;11(1):39-53. https://doi.org/ 10.22146/jmpf.59719

. Brata C, Fisher C, Marjadi B, Schneider CR, Clifford RM. Factors influencing the current practice of self-medication consultations in Eastern Indonesian community pharmacies : a qualitative study. BMC Health Serv Res. 2016;16(179):1–10. https://doi.org/10.1186/s12913-016-1425-3

. Abdu-Aguye SN, Shehu A, Ahmad UI. Management of musculoskeletal pain in retail drug outlets within a Nigerian community: A descriptive study. Pharm Pract (Granada). 2017;15(1):1–6. https://doi.org/10.18549/ PharmPract.2017.01.873

. Berardi RR, Ferreri PS, Hume LA, Kroon A.L, Newton DS, Popovich GN, et al. Handbook of Nonprescription Drugs An Interactive Spproach to Self-Care. 2009.

. Dineen-Griffin S, Benrimoj SI, Williams KA, Garcia-Cardenas V. Co-design and feasibility of a pharmacist-led minor ailment service. BMC Health Serv Res. 2021;21(1):1–13. https://doi.org/10.1186/s12913-021-06076-1

. Brunton L, Chabner B, Knollman B. Goodman & Gilman’s The Pharmacological Basis of Therapeutics. 2011.

. Katzung B. Basic & clinical pharmacology. 14th ed. United States: McGraw-Hill Education; 2018.

. Roelofs PDDM, Deyo RA, Koes BW, Scholten RJPM, Van Tulder MW. Non-steroidal anti-inflammatory drugs for low back pain. Cochrane Database Syst Rev. 2008; 33(16):1766-74. https://doi.org/10.1097 /BRS.0b013e31817 e69d3

. van der Gaag WH, Roelofs PDDM, Enthoven WTM, van Tulder MW, Koes BW. Non-steroidal anti-inflammatory drugs for acute low back pain. Cochrane Database Syst Rev. 2020; 4(4):1-149. https://doi.org/ 10.1002/1465 1858.CD013581

. Koes BW, Scholten RJPM, Mens JMA, Bouter LM. Efficacy of non-steroidal anti-inflammatory drugs for low back pain: A systematic review of randomised clinical trials. Ann Rheum Dis. 1997;56(4):214–23. https://doi.org/10.1136/ard.56.4.214

. Menteri Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor: 919/Menkes/Per/X/1993 Tentang Kriteria Obat Yang Dapat Diserahkan Tanpa Resep (Vol. 1).

. Menteri Kesehatan. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: 347/Menkes/Sk/Vli/1990 Tentang Obat Wajib Apotik Menteri Kesehatan. 1990;

. Derry S, Wiffen PJ, Kalso EA, Bell RF, Aldington D, Phillips T, et al. Topical analgesics for acute and chronic pain in adults - an overview of Cochrane Reviews. Cochrane Database Syst Rev. 2017; 5(5):1-30. https://doi.org/10.1002/14651858.CD008609.pub2

. Mason L, Moore RA, Edwards JE, Mcquay HJ, Derry S, Wiffen PJ. Systematic review of efficacy of topical rubefacients containing salicylates for the treatment of acute and chronic pain. Bmj. 2004;328(7446):1-4. https://doi.org/10.1136/bmj.38040.607141.EE

. Nathan A. Non-prescription medicines. 5th ed. London: Pharmaceutical Press; 2020.

. Saragiotto B, Machado G, Ferreira M, Pinheiro M, Abdel Shaheed C, Maher C. Paracetamol for low back pain (Review) summary for findings for the main comparison. Cochrane Database Syst Rev. 2016;(6):1–39. https://doi.org/10.1002/14651858.CD012230

. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Buku Pegangan Sosialisasi Jaminan Kesehatan (JKN) dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional. Jakarta: Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS); 2014.

. Presiden Republik Indonesia. Undang Undang Republik Indonesia nomor 24 tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan sosial. 2011.

. Kementerian Kesehatan Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2009. 2009.

. De Tran V, Dorofeeva VV, Loskutova EE, Lagutkina TP, Kosova IV. Factors influencing community pharmacists’ recommendation of over-the-counter medications in four Vietnam cities. Trop J Pharm Res. 2019;18(2):421–7. https://doi.org/10.4314/tjpr.v18i2.29

. Djawaria DPA, Setiadi AP, Setiawan E. Pengembangan Kuesioner dan Identifikasi Faktor Penyebab Penjualan Antibiotik Tanpa Resep Dokter di Komunitas Kota Surabaya. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Kefarmasian [Internet]. 2018;8(3):105–18. Available from: http://repository.ubaya.ac.id/ id/eprint/34134

. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk teknis standar pelayanan kefarmasian di apotek. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2019.




DOI: https://doi.org/10.25077/jsfk.8.2.190-199.2021

Article Metrics

Abstract view : 496 times
PDF view/download : 286 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

      

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.