Penetapan Kadar Berberin dari Ekstrak Etanol Akar dan Batang Sekunyit (Fibraurea Tinctoria Lour) dengan Metode KCKT

Rahayu Utami, Armon Fernando, Indah Puspita Sari, Mustika Furi

Abstrak


Telah dilakukan penetapan kadar senyawa berberin dari ekstrak etanol akar dan batang sekunyit (Fibraurea tinctoria Lour). Sekunyit merupakan tumbuhan berbentuk liana yang telah digunakan oleh masyarakat dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Akar dan batang tumbuhan ini berkhasiat mengobati demam kuning, diare, sakit mata dan diabetes. Fibraurea tinctoria diketahui sebagai spesies tumbuhan yang mengandung senyawa alkaloid isokuinolin berberin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar senyawa berberin dari ekstrak etanol akar dan batang tumbuhan sekunyit.  Penelitian dilakukan menggunakan kolom C-18 (ODS) dengan metode KCKT, fase gerak berupa campuran eluen metanol : buffer fosfat pH 6,8 (gradien elusi), laju alirnya 1 ml/menit dideteksi dengan detektor UV. Analisa dilakukan pada panjang gelombang 346 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol diketahui mengandung senyawa berberin sebesar 25,8%.

Kata Kunci


Berberin, Fibraurea tinctoria, KCKT

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Priyadi, H., Takao, G., Rahmawati, I., Supriyanto, B., Nursal, W I., and Rahman, I. (2010). Five Hundred Plant Species in Gunung Halimun Salak National Park, West Java : A Checklist including Sundanese Names, Distribution and Use. Bogor, Indonesia : Cifor. Page 91-92.

Anonim. (2012). Riset Khusus Eksplorasi Pengetahuan Lokal Etnomedisin dan Tumbuhan Obatdi Indonesia Berbasis Komunitas, Laporan Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Pekanbaru : Lembaga Penelitian Universitas Riau.

Su, C.-R., Chen, Y.-F., Liou, M.-J., Tsai, H.-Y., Chang, W.-S. And Wu, T.-S. (2008). Anti-inflammatory activities of furanoditerpenoids and other constituents from Fibraurea tinctoria. Bioorganic & Medicinal Chemistry, 16, 9603-9609.

Su, C.-R., Ueng, Y.-F., Dung, N. X., Vijaya Bhaskar Reddy, M. And Wu, T.-S. (2007). Cytochrome P3A4 Inhibitors and Other Constituents of Fibraurea tinctoria. Journal of Natural Products, 70, 1930-1933.

Keawpradub, N., Dej-adisai, S. And Yuenyongsawad, S. (2005). Antioxidant and cytotoxic activities of Thai medicinal plants named Khaminkhruea: Arcangelisia flava, Coscinium blumeanum and Fibraurea tinctoria. Songklanakarin Journal of Science and Technology, 27, 455-467.

Sharma, A. And Batra, A. (2013). Berberine a novel anti-diabetic drug. International Journal of Research and Review in Pharmacy and Applied Sciences, 3(2), 216-230.

Utami, R., Sandi, N.H., Hasti, S. And Delvia, S. (2015). Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol dari Akar dan Batang Tumbuhan Sekunyit (Fibraurea Tinctoria Lour). Jurnal Farmasi Indonesia, 7(4), 216-222.

Srinivasan, G. V., Unnikrishnan, K. P., Rema Shree, A. B., and Balachandran, I. (2008). HPLC Estimation of Berberine in Tinospora cordifolia and Tinospora sinensis. Indian Journal of Pharmaceutical Sciences, 70(1), 96-99.

Tsai, P. L., and Tsai, T. H. (2002). Hplc Determination Of Berberine In Medicinal Herbs And A Related Traditional Chinese Medicine. University of Malaya : Analytical Letter.

Rohman, A. (2007). Kimia Farmasi Analisis, Yogyakarta : Penerbit UGM.




DOI: https://doi.org/10.29208/jsfk.2017.3.2.84

Article Metrics

Abstract view : 1135 times
PDF view/download : 976 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

       

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.