Pola Penggunaan Antibiotik Profilaksis pada Pasien Bedah Caesar (Sectio Caesarea) di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center (PMC) Tahun 2014

Husnawati Husnawati, Fitra Wandasari

Abstrak


Telah dilakukan penelitian pola penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah caesar (Seksio Sesare) di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center (PMC) tahun 2014. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik profilaksis bedah sesar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional yang dirancang dengan studi deskriptif dengan cara melakukan kajian terhadap rekam medis pasien yang menggunakan antibiotik profilaksis pada bedah sesar selama bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2014. Sampel yang digunakan adalah 73 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan antibiotik profilaksis bedah sesar di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center adalah Seftriakson tunggal dengan dosis 1g (58,9%) dan kombinasi Gentamisin (80 mg) dengan Seftriakson (1g) (41,1%), dimana semuanya dalam bentuk obat generik (100%) dengan waktu pemberian antibiotik 0-2 jam sebelum operasi (100%) dengan rute pemberian secara intravena (100%).


Kata Kunci


caesar; antibiotik; profilaksis

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim, 2011, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2406/Menkes/Per/Xii/2011 Tentang Pedoman Umum Penggunaan Antibiotika, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Setiabudy, R., 2012. Farmakologi dan Terapi (Edisi:5), Departemen Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran UI, Jakarta.

Anonim, 2007, Buku Panduan Dasar-Dasar Keterampilan Bagi Perawat Kamar Bedah. Jakarta.

Sjamsuhidajat, R., dan De Jong., 2010, Buku Ajar Ilmu Bedah. Edisi III, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta

Reeder, S. J., Martin, L. L., dan Griffin, D. K. 2011. Keperawatan Maternitas:Kesehatan Wanita, Bayi dan Keluarga. Ed 18. Vol.2, Penerjemah: Yanti Afiyanti, dkk, EGC, Jakarta

Salfariani, 2012, Faktor Pemilihan Persalinan Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis Di RSU Bunda Thamrin Medan, Akses tanggal 22 Agustus 2015.

Fatimawali, 2012, Tinjauan Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Seksio Sesarea di BLU RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Periode Januari-Desember 2011.

Mulyawati, I., M. Azam, D.N. A. Ningrum, 2011, Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Persalinan Melalui Operasi Sectio Caesarea, Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol 7, No. 1:15-24.

Anonim, 2012, Gambaran Persalinan Sectio Caesarea, Karya Tulis Ilmiah (KTI). Diakses tanggal 13 Juni 2015.

Munckhof, W., 2005. Antibiotic for surgical prophylaxis, Australian Prescribe, vol 28. Number 2, April 2005, Page 38 to 40.

Anonim, 2015, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, Diakses tanggal 01 Desember 2015.

Classen DC, Evan RS, Postotnik SL, Horn SD, Menlove RL, Burke JP., 1992, The timming of phophylactic administration of antibiotics and the risk of surgical wound infection, New England Journal Medicine 281-86.

Anonim, 2008, Informatorium Obat Nasional Indonesia 2008. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.25077/jsfk.2.2.303-307.2016

Article Metrics

Abstract view : 931 times
PDF view/download : 1939 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

 Google Scholar       

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.