Senyawa Antioksidan Ekstrak Metanol Glycine max (L.) Merr Varietas Detam 1 Hasil Estraksi Ultrasonik

Rika Yulia, Ivon Sindu Wijaya

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa antioksidan yang terkandung dalam ekstrak metanol Glycine max varietas Detam 1 hasil dari ekstraksi dengan metode ultrasonik. Ekstraksi dilakukan dengan 2 pelarut yaitu pelarut n-heksan untuk menghilangkan lemak yang mungkin dapat mempengaruhi hasil selama analisis dan metanol 80% untuk mengambil senyawa aktif dalam kedelai. Hasil ekstraksi kemudian dipekatkan dengan Rotary evaporator (BUCHI Rotavapor R-114) dan BUCHI Waterbath B-480. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectra (GS-MS). Analisis terhadap senyawa antioksidan menggunakan GC-MS menunjukkan terdapat tiga senyawa antioksidan yaitu Methyl-10-trans,12-cis-octadecadienoate, Methyl 9-cis,11-trans-octadecadienoate, dan 9,12-Octadecadinoic acid.

Kata Kunci


glycine max varietas detam 1; senyawa antioksidan; ekstrak metanol; ultrasonik.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Winarsi, H. (2007). Antioksidan Alami dan Radikal Bebas Potensinya dan dalam Kesehatan,

Suarsana, I. N., Wresdiyati, T., & Suprayogi, A. (2014). Respon Stres Oksidatif dan Pemberian Isoflavon Terhadap Aktivitas Enzim Superoksida Dismutase dan Peroksidasi Lipid pada Hati Tikus. JITV, 19(1).

Astuti, S. (2012). Isoflavon kedelai dan potensinya sebagai penangkap radikal bebas. Jurnal Teknologi dan Industri Hasil Pertanian, 13(2), 126-136.

Yulia, R., Karina, L., & Christyaningsih, J. (2014). Efek Glycine max Varietas Anjasmoro terhadap Kadar Timbal dan Malondialdehid pada Mencit Terintoksikasi Timbal. Jurnal Farmasi Indonesia, 7(1), 27-33.

Yulia, R., Ressandy, S. S., & Puspikaryani G. A. P. (2014), Glycine max Detam II Variety as Preventive and Curative Organ Damage due to Exposure to Lead (Pb). International Conference on Phamaceutics and Pharmaceutical Sciences 2014

Ginting, E., Antarlina, S. S., & Widowati, S. (2009). Varietas unggul kedelai untuk bahan baku industri pangan. J Litbang Pertanian, 28(3), 79-87.

Hidayat, M., Dikdik K., Muchtan, S. (2010). Perbandingan Kandungan Makronutrisi dan Isoflavon dari Kedelai Detam 1 dan Wilis serta Potensinya dalam Menurunkan Berat. Bionatura:Jurnal Ilmu-ilmu Hayati dan Fisik, 12(1), 5-13.

Orhan, I., Özçelik, B., Kartal, M., Aslan, S., Şener, B., & Özgüven, M. (2007). Quantification of daidzein, genistein and fatty acids in soybeans and soy sprouts, and some bioactivity studies. Acta Biol Cracov, 49(2), 61-68.

Gandjar, I. G., & Rohman, A. (2007). Kimia Farmasi Analisis. Yogyakarta, Pustaka Pelajar

Villares, A., Rostagno, M. A., García-Lafuente, A., Guillamón, E., & Martínez, J. A. (2011). Content and profile of isoflavones in soy-based foods as a function of the production process. Food and Bioprocess Technology, 4(1), 27-38.

Yu, L. (2001). Free radical scavenging properties of conjugated linoleic acids. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 49(7), 3452-3456.

Aydin, R. (2005). Conjugated linoleic acid: chemical structure, sources and biological properties. Turkish Journal of Veterinary Animal Science, 29(2), 189-195.

Khrisna

Devi, J., & Muthu, A. K. (2014). Gas Chromatography-Mass Spectrometry Analysis of Bioactive Constituents in The Ethanolic Extract of Saccharum spontaneum Linn. International Journal of Pharmacy & Pharmaceutical Sciences, 6(2), 755-759

Hsu, B. Y., Inbaraj, B. S., & Chen, B. H. (2010). Analysis of soy isoflavones in foods and biological fluids: an overview. Journal of Food and Drug Analysis, 18(3), 141-154.

Yu, O., Jung, W., Shi, J., Croes, R. A., Fader, G. M., McGonigle, B., & Odell, J. T. (2000). Production of the isoflavones genistein and daidzein in non-legume dicot and monocot tissues. Plant Physiology, 124(2), 781-794.




DOI: https://doi.org/10.29208/jsfk.2015.2.1.57

Article Metrics

Abstract view : 542 times
PDF view/download : 649 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

 Google Scholar      

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.