Pengaruh Berkumur dengan Larutan Ekstrak Siwak (Salvadora persica) Terhadap pH Saliva Rongga Mulut

Tiara Adzakiyah, Indrawati Lipoeto, Nila Kasuma

Abstrak


Saliva adalah cairan tubuh yang kompleks dan memiliki peran penting yang terkait dengan proses biologi dalam rongga mulut. Saliva memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan rongga mulut dari karies dan penyakit periodontal. Salah satu fungsi saliva dalam menjaga kesehatan mulut berkaitan dengan tingkat keasaman saliva (pH). pH saliva dapat mempengaruhi kesehatan mulut yang berhubungan dengan karies dan penyakit periodontal. Salah satu metode pencegahan yang bisa dilakukan adalah secara kimiawi dengan menggunakan obat kumur. Salah satu obat kumur yang dapat digunakan adalah miswak (Salvadora persica). Kandungan kimia ekstrak Salvadora persica dapat mencegah menurunnya pH saliva karena memiliki efek bakterisida yang akan mencegah produksi asam dari bakteri mulut, meningkatkan aktivitas buffer saliva melalui peningkatkan sekresi saliva. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak Salvadora persica pada pH saliva. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan satu kelompok desain pre-posttest. Subyek penelitian adalah 17 siswa dari SMK Muhammadiyah 1 Padang. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah berkumur dengan larutan ekstrak Salvadora persica 50%. Data dianalisis dengan T-test (p <0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pH saliva sebelum diberikan larutan ekstrak Salvadora persica adalah 6,565 dan pH saliva setelah diberi larutan ekstrak miswak adalah 7,4. Berkumur dengan ekstrak Salvadora persica dapat menjadi solusi dalam meningkatkan pH saliva dan dapat digunakan sebagai obat kumur untuk menjaga kesehatan rongga mulut.


Kata Kunci


saliva; pH; Salvadora persica

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Eley, B. M., Manson, J. D., & Soory, M. (2010). Periodontics 6th. Edinburgh: Churchill Livingstone

Putri, H. M., Herijulianti, E., Nurjannah, N. (2010). Ilmu pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi. EGC: Jakarta.

Ten Cate, J. M. (2013). Contemporary perspective on the use of fluoride products in caries prevention. British Dental Journal, 214(4), 161-167.

Bahar, Armasastra. (2011). Paradigma Baru Pencegahan Karies Gigi. Jakarta: Lemabaga Penerbit FE UI

Endarti, Fauzia, Zuliana E. 2007. Manfaat berkumur dengan larutan ekstrak siwak (Salvadora persica). Majalah Kedokteran Nusantara, 40(1), 29-37

Halawany, H. S. (2012). A review on miswak (Salvadora persica) and its effect on various aspects of oral health. The Saudi Dental Journal, 24(2), 63-69.

Wardani, Aini Pramoda. (2012). Pengaruh Pemberian Larutan Ekstrak Siwak (Salvadora persica) Pada Berbagai Konsentrasi Terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans. Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegor, Semarang.

Ilyas, M., & Yusri, M. (2007). Perbedaan kadar kalsium dalam saliva sebelum dan sesudah mengkonsumsi minuman ringan yang mengandung asam bikarbonat. Dentofasial, 6(2), 111-115.

Ghezzi, E. M., Lange, L. A., & Ship, J. A. (2000). Determination of variation of stimulated salivary flow rates. Journal of Dental Research, 79(11), 1874-1878.




DOI: https://doi.org/10.29208/jsfk.2015.2.1.52

Article Metrics

Abstract view : 1831 times
PDF view/download : 1583 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

 Google Scholar         

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.