Analisis Penggunaan Antibiotika pada Pasien Penyakit Dalam di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan dengan Metode ATC/DDD

Achmad Ridwan, Lisa Narulita, Elvan Dwi Widyadi, Suharjono Suharjono

Abstrak


Resistensi antimikroba (AMR) merupakan masalah kesehatan yang mendunia. Resistensi tidak dapat dihilangkan namun dapat diperlambat dengan cara menggunakan antibiotika secara bijak. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi resistensi antimikroba dengan melakukan evaluasi penggunaan antibiotika baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan antibiotika pada pasien ilmu  penyakit dalam RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan selama periode Januari-Maret 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-analitik (cross-sectional) dengan pengambilan data secara retrospektif serta jumlah sampel 482 pasien yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode ATC dan DDD. Hasil penelitian menunjukkan nilai total DDD pemakaian antibiotika adalah 76,03/100 patient-days dengan total LOS pasien adalah 2270 hari. Penggunaan antibiotika tertinggi adalah ceftriaxone 37,56/100 patient-days, ciprofloxacin 25,78/100 patient-days, dan levofloxacin 6,05/100 patient-days. Golongan antibiotika yang masuk ke dalam segmen DU 90% yaitu ceftriaxone, ciprofloxacin, dan levofloxacin, sehingga harus dipantau penggunaannya karena berpotensi pada risiko resistensi. Kedepan perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait evaluasi kualitas penggunaan antibiotika, serta dilakukan intervensi yang tepat untuk meningkatkan penggunaan antibiotika secara bijak dengan harapan dapat menekan angka resistensi antibiotika.


Kata Kunci


Antibiotika; ATC/DDD; Resistensi antimikroba; DDD/100 patient-days; Pasien ilmu penyakit dalam.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


World Health Organization. Antimicrobial resistance: global report on surveillance. World Health Organization; 2014.

RI KK. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Program Pengendalian Resistensi Antimikroba di Rumah Sakit. Kementrian Kesehtan Republik Indonesia. 2015.

Tao W, Ivanovska V, Schweickert B, Muller A. Proxy indicators for antibiotic consumption; surveillance needed to control antimicrobial resistance. Bulletin of the World Health Organization. 2019 Jan 1;97(1):3.

Klein EY, Van Boeckel TP, Martinez EM, Pant S, Gandra S, Levin SA, Goossens H, Laxminarayan R. Global increase and geographic convergence in antibiotic consumption between 2000 and 2015. Proceedings of the National Academy of Sciences. 2018 Apr 10;115(15):E3463-70.

European Antimicrobial Resistance Surveillance System (EARSS. Summary of latest data on antibiotic resistance in the European Union. http://www. ecdc. europa. eu/en/activities/surveillance/EARS-Net/Pages/index. aspx. 2010.

Hadi U, Duerink DO, Lestari ES, Nagelkerke NJ, Keuter M, In't Veld DH, Suwandojo E, Rahardjo E, Van Den Broek P, Gyssens IC. Audit of antibiotic prescribing in two governmental teaching hospitals in Indonesia. Clinical microbiology and infection. 2008 Jul 1;14(7):698-707.

Bisht R, Katiyar A, Singh R, Mittal P. Antibiotic resistance-A global issue of concern. Asian journal of pharmaceutical and clinical research. 2009 Apr;2(2):34-9.

Indonesia KK, Kefarmasian B, Kesehatan A. Pedoman Pelayanan Kefarmasian Untuk Terapi Antibiotik.

Al-Yamani A, Khamis F, Al-Zakwani I, Al-Noomani H, Al-Noomani J, Al-Abri S. Patterns of antimicrobial prescribing in a tertiary care hospital in Oman. Oman medical journal. 2016 Jan;31(1):35.

Maraha B, Bonten M, Fiolet H, Stobberingh E. Trends in antibiotic prescribing in general internal medicine wards: antibiotic use and indication for prescription. Clinical microbiology and infection. 2000 Jan 1;6(1):41-4.

Meher BR, Mukharjee D. Udayshankar. A study on antibiotic utilization pattern in a general medicine ward of a tertiary care teaching hospital. J Chem Pharm Res. 2014;6:1847-9.

Hadi U, Duerink DO, Lestari ES, Nagelkerke NJ, Keuter M, In't Veld DH, Suwandojo E, Rahardjo E, Van Den Broek P, Gyssens IC. Audit of antibiotic prescribing in two governmental teaching hospitals in Indonesia. Clinical microbiology and infection. 2008 Jul 1;14(7):698-707.

World Health Organization. WHO Collaborating Centre for Drug Statistics Methodology, ATC classification index with DDDs. World Health Organization Collaborating Centre for Drug Statistics Methodology. 2014.

Wertheimer AI, Santella TM. Problems using the defined daily dose (DDD) as a statistical basis for drug pricing and reimbursement. International Federation of Pharmaceutical Manufacturers and Associations. Switzerland. 2007.

Linehan E, Fitzgerald D. Ageing and the immune system: focus on macrophages. European Journal of Microbiology and Immunology. 2015 Mar 1;5(1):14-24.

Andila, V. R. P., Suprapti, B., Nugroho, C. W. & Shinta, D. W. Analisis Penggunaan Antibiotika Pada Pasien Rawat Inap di KSM Ilmu Penyakit Dalam Menggunakan Defined Daily (Penelitian Dilakukan di Rumah Sakit Universitas Airlangga). [skripsi]. Surabaya. Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. 2017.

Bai, M. et al. Pattern of use of antibiotics in hospitalized patients in the medicine department of a tertiary care hospital. International Journal of Basic & Clinical Pharmacology. 2015:4(5):888-894.

Pratama S. Monitoring penggunaan antibiotik di Bangsal Penyakit Dalam RSUD Kerinci. Riset Informasi Kesehatan. 2019 Jun 30;8(1):57-62.

Khan MU, Yousuf RI, Shoaib MH. Drug utilization evaluation of meropenem and correlation of side effects with renal status of patients in a teaching based hospital. Pak J Pharm Sci. 2014 Sep 1;27(5):1503-8.

Petri Jr WA. Penicillinscephalosporins and other β‑lactam antibiotics. Goodman and Gilman’s Pharmacological Basis of Therapeutics. China.

Laudano JB. Ceftaroline fosamil: a new broad-spectrum cephalosporin. Journal of antimicrobial chemotherapy. 2011 Apr 1;66(suppl_3):iii11-8.

Pradipta IS, Ronasih E, Kartikawati AD, Hartanto H, Amelia R, Febrina E, Abdulah R. Three years of antibacterial consumption in Indonesian community health centers: The application of anatomical therapeutic chemical/defined daily doses and drug utilization 90% method to monitor antibacterial use. Journal of family & community medicine. 2015 May;22(2):101.




DOI: https://doi.org/10.25077/jsfk.6.3.238-243.2019

Article Metrics

Abstract view : 38 times
PDF view/download : 25 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

 Google Scholar         

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.