Efek Ekstrak Etanol Kulit Batang Sirsak Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah dan Kolesterol

Dian Ayu Juwita, Husni Muchtar, Dolly Martha

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etanol kulit batang sirsak dalam menurunkan kadar glukosa darah dan kolesterol. Pengekstrakan kulit batang sirsak dilakukan dengan metoda maserasi menggunakan etanol 96%. Selanjutnya ekstrak etanol kulit batang sirsak dibuat dalam bentuk suspensi menggunakan Na CMC 0,5% dan diberikan kepada mencit putih jantan secara oral satu kali sehari selama 7 hari dengan dosis 50, 100, 300, 1000 mg/kg BB. Kadar gula darah dan kolesterol diukur pada hari ke delapan menggunakan alat digital Nesco®Multicheck. Hasil penelitian memperlihatkan kadar glukosa darah mencit putih jantan pada kelompok dosis ekstrak 50, 100, 300, 1000 mg/kg BB adalah 123,25, 129,75, 132,25, 121,25 mg/dl. Kadar kolesterol darah rata-rata mencit putih jantan pada kelompok dosis ekstrak 50, 100, 300, 1000 mg/kg BB adalah 156,5, 118,5, 149,75, 156,75 mg/dl. Analisa statistik menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol kulit batang sirsak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar kolesterol (p<0,05), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah (p>0,05).


Kata Kunci


glukosa darah; kolesterol; ekstrak etanol; kulit batang; sirsak

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Taylor, L. (2005). Graviola. The Healing Power of Rainforest Herbs. Square One Publishers; 2-3.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2007). Farmakope Indonesia (edisi IV). Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Ariyanti, Rina, Nurcahyanti W. dan Afifah S. (2007). Pengaruh Pemberian Infusa Daun Salam (Eugenia poliyanta Wight) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Darah Mencit Putih Jantan yang Diinduksi dengan Potassium Oxonat, Pharmacon (8), 56-63.

Dipiro, Joseph T., Robert L. Talbert, Gary R. Matzke, Barbara G dan, Wells, L. Michael Posey. (2008). Pharmacoterapy: A Pathophysiologic Approach 7th Edition. USA: Medical Publishing Division.

Ganong, W. (2003). Fisiologi Kedokteran. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Wild S, Roglic G, Green A, Sicree R, King H. (2004). Global prevalence of diabetes: Estimates for the year 2000 and projections for 2030. Diabetes Care; 27: 1047–105

Cos, P., Calomme, M., Sindambiwe, J.B., Bruyne, T.D., Cimanga, K., Pieters, L., Vlietinck, A.J., dan Berghe, D.V., (2001), Cytotoxicity and Lipid Peroxidation-Inhibiting Activity of Flavonoids, Planta Med, 67, 515-519.

Adewole, Stephen O. dan John A. O. Ojewole. (2009). Protective Effect of Annona muricata Linn. (Annonaceae) Leaf Aqueous Extract on Serum lipid Profiles and Oxidative Stress in hepatocytes of Streptozotocin-Treated Diabetic Rats, Afr. J. Traditional, Complementary and Alternative Medicines, 6, 30-41.

Rengga puspita, R. (2007). Isolasi Triterpenoid dari kulit batang sirsak (Annona Muricata Linn) pada fraksi etil asetat terhadap uji “brine shrimps Lethality bioassay”. Unand : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Orlando Vieira de Sousa, Glauciemar Del-Vechio Vieira, Jose de Jesus R. G. de Pinho, Cella Hitomi Yamamoto dan, Maaria Silvana Alves. (2010). Antinociceptive and Anti-Inflamtory Acyivities of the ethanol Extract of Annona Muricata Linn. Leaves in Animal Models, International Journal of Molecular Sciences, 2067-2078.




DOI: https://doi.org/10.29208/jsfk.2015.2.1.44

Article Metrics

Abstract view : 1209 times
PDF view/download : 421 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

       

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.