Analisis Pelayanan Resep Konvensional dan Elektronik serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Pelayanan Kefarmasian di RSUD M. Natsir Solok Indonesia

Adrizal Adrizal, Fatma Sriwahyuni, Yufri Aldi

Abstrak


Rumah Sakit wajib memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah di tetapkan. Upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian di rumah sakit dapat dilakukan dengan penerapan peresepan elektronik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas pelayanan kefarmasian antara peresepan konvensional dan peresepan elektronik. Desain penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Sampel berjumlah 431 resep diambil dengan teknik random sampling. Uji statistik pada variabel waktu tunggu dan kepuasan pasien yaitu uji t–independen sedangkan variabel kesalahan pemberian obat dan kesesuaian resep dengan formularium digunakan  uji  chi_square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan waktu tunggu (p value:0,000), kepuasan pasien (p value:0,000) dan kesesuaian resep dengan formularium (p value:0,000) antara peresepan elektronik dengan peresepan konvensional. Namun tidak terdapat perbedaan kejadian kesalahan pemberian obat antara peresepan elektronik dengan peresepan konvensional (p value:0,063). Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kefarmasian pada peresepan elektronik lebih baik dibandingkan dengan peresepan konvensional. Pimpinan dan manajerial RSUD M.Natsir hendaknya mengimplementasikan peresepan elektronik ini pada instalasi rawat jalan dan rawat inap sehingga kualitas pelayanan kefarmasian dapat ditingkatkan.

Kata Kunci


waiting time; patient satisfaction; conventional prescribing; electronic prescribing.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arifin S, Dirgahayu T. Evaluasi Implementasi Modul E-Prescribing Rumah Sakit dengan Metode Pieces. JUITA : Jurnal Informatika. 2018;5(2):115.

Impact of electronic prescribing on patient safety in hospitals: implications for the UK. Clinical Pharmacist. 2016

Torry T, Koeswo M, Sujianto S. Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Kesehatan kaitannya dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Klinik penyakit dalam RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Jurnal Kedokteran Brawijaya. 2016;29(3):252-257.

Supartiningsih S. Kualitas Pelayanan an Kepuasan Pasien Rumah Sakit: Kasus Pada Pasien Rawat Jalan. Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit 1018196/jmmr2016. 2017;6(1):9-15.

Margiluruswati P. Analisis Ketepatan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien JKN Dengan Standar Pelayaan Minimal Rumah Sakit 2017. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RSDr Soetomo. 2017;3(2):238.

De Waal S, Lucas L, Ball S, Pankhurst T. Dietitians can improve accuracy of prescribing by interacting with electronic prescribing systems. BMJ Health & Care Informatics. 2019;26(1):e000019.

Van Ornum M. Electronic prescribing. Sudbury, Mass.: Jones and Bartlett Publishers; 2009.

Shawahna R, Rahman N, Ahmad M, Debray M, Yliperttula M, Declèves X. Electronic prescribing reduces prescribing error in public hospitals. Journal of Clinical Nursing. 2011;20(21-22):3233-3245.

De Silva T. Essential management skills for pharmacy and business managers. [Place of publication not identified]: Productivity Press; 2013.

Rusdiana N, Wijayanti R, Wahyuni S. Kualitas Pelayanan Farmasi Berdasarkan Waktu Penyelesaian Resep Di Rumah Sakit. Pharmaciana. 2015;5(2).

Astuti N, Roestijawati N. Analisis penggunaan Computer Physician Order Entry (CPOE) terhadap mutu pelayanan dan kepuasan pelanggan di instalasi farmasi Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto [Internet]. Jos.unsoed.ac.id. 2019 [cited 21 June 2019]. Available from: http://jos.unsoed.ac.id/index.php/performance/article/view/1053

Andriane Y, Sastramihardja H, Ruslami R. Determinan Peresepan Polifarmasi pada Resep Rawat Jalan di Rumah Sakit Rujukan. Global Medical & Health Communication (GMHC). 2016;4(1):66

Dwiprahasto, Margareta Susi Widiastuti Iwan. "Peran Resep Elektronik Dalam Meningkatkan Medication Safety Pada Proses Peresepan." Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan 17.1 (2014).

Almasdy D, Yulihasri Y, Putri D. Pengembangan Instrumen Penilaian Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Jurnal Sains Farmasi & Klinis. 2015;1(2):170.

Megawati, Hariyanto T, Rachmi A. Hubungan Dimensi Mutu Pelayanan Farmasi Rawat Jalan dengan Kepuasan Pasien di RS Baptis Batu: Peran Kepesertaan Asuransi. Jurnal Aplikasi Manajemen. 2016;14(1).

Winda S. Formularium Nasional (FORNAS) dan e-Catalogue Obat Sebagai Upaya Pencegahan Korupsi dalam Tata Kelola Obat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). INTEGRITAS. 2018;4(2):30.

Pratiwi W, Kautsar A, Gozali D. Hubungan Kesesuaian Penulisan Resep dengan Formularium Nasional Terhadap Mutu Pelayanan pada Pasien Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit Umum di Bandung. Pharmaceutical Sciences and Research. 2017;4(1):48-56

Kusharwanti W, Dewi S, Setiawati M. Optimization of Pharmacists Roles in Patient Safety Monitoring and Evaluation. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy. 2014;3(3):67-76.

Herjunianto H, Wardhani V, Prihastuty J. Faktor yang Mempengaruhi Cakupan Layanan Farmasi di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya. 2014;28(1):8-14.

Kepmenkes, R. I. "No. 129 tentang standar pelayanan minimal rumah sakit." Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia (2008).




DOI: https://doi.org/10.25077/jsfk.6.3.195-199.2019

Article Metrics

Abstract view : 35 times
PDF view/download : 35 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

 Google Scholar         

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.