Evaluasi Penggunaan Antibiotik Secara Kualitatif dan Analisis Efektivitas Biaya pada Pasien Pediatri di RSUP Fatmawati Jakarta

Fetri Kristiani, Maksum Radji, Alfina Rianti

Abstrak


Peresepan antibiotika yang tidak tepat akan meningkatkan kejadian resistensi. Resistensi antimikroba telah menjadi masalah kesehatan yang mendunia dengan dampak meningkatkan morbiditas, mortalitas, dan biaya kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas penggunaan antibiotik pada pasien pediatri dan pengaruh rekomedasi apoteker dalam meningkatkan kualitas penggunaan antibiotik, menurunkan lama rawat, serta biaya pengobatan. Penelitian ini menggunakan studi pra eksperimen dengan pendekatan prospektif. Data penelitian dikumpulkan dari rekam medik pasien dan dianalis dengan uji chi square serta uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi apoteker dapat menurunkan masalah ketidaktepatan dosis (29,73%) menjadi 0%), ketidaktepatan lama pemberian (51,35% menjadi 5,41%), dan ketidaktepatan pemilihan obat (18,92% menjadi 5,41%). Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) terhadap lama rawat kelompok rekomendasi (R) adalah Rp 2.481.456 lebih rendah dibandingkan kelompok non rekomendasi (NR) adalah Rp 2.640.703, sedangkan ACER terhadap hasil terapi (sembuh) kelompok rekomendasi (R) Rp 9.369.404 lebih rendah dibandingkan kelompok non rekomendasi (NR) Rp 17.985.054. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan antibiotik di RSUP Fatmawati tepat dan bijak, rekomendasi apoteker dapat meningkatkan kualitas penggunaan antibiotik, menurunkan lama rawat dan biaya pengobatan.


Kata Kunci


analisis efektivitas biaya; rekomendasi apoteker; penggunaan antibiotika; metode Gyssens.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abbas Q, Haq AU, Kumar R, Ali SY, Hussain K, Shakoor S. Evaluation of Antibiotic Use in Pediatric Intensive Care Unit of Developing Country. Indian Journal of Critical Care Medicine. 2016; 20(5):291-294.

Avianti ED, Rahmawati F, Wahyono D. Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pediatri Rawat Inap. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi. 2015; 5(3):211-218.

Centers for Disease Control and Prevention. Antibiotic resistance threats in United States. US Department of Health and Human Services. 2013 [cited 18 October 2018]. Available from: https://www.cdc.gov/drugresistance/threat-report-2013/.

Dubos F, Nicolini G, BIelicki J, Sharland M. Qualitative Review of Web-Based Professional Education on Antibiotic Prescribing for Children: 10 Million Hits, but Only 10 Good Web Sites. Journal of the Pediatric Infectious Diseases Society. 2015; 4(2):159–162.

Edelsberg J, Weycker D, Barron R, Li X, Wu H, Oster G, Badre S, Langeberg WJ, Weber DJ. Prevalence of Antibiotic Resistance in US Hospitals. Diagn Microbiol Infect Dis. 2014; 78(3):255-262.

Fauziyah S, Radji M, Nurgani A. Hubungan Penggunaan Antibiotika Pada Terapi Empiris dengan Kepekaan Bakteri di ICU RSUP Fatmawati Jakarta. Jurnal Farmasi Indonesia. 2011; 5(3):150-158.

Gerber JS, Prasad PA, Localio AR, Fiks AG. Variation in Antibiotic Prescribing Across a Pediatric Primary Care Network. 2015; 4(4):297-304.

Hasegawa K, Tsugawa Y, Cohen A, Camargo CA. Infectious Disease-Related Emergency Departement Visits Among Children in the United States. Pediatric Infectious Disease Journal. 2015; 34(7):681-685.

Hessey E, Morissete G, Lacroix J, Perreault S, Samuel S, Dorais M, Jouvet P, Lafrance J, LeLorier J, Phan V, Palijan A, Pizzi M, Roy L, Zappitelli. Long-term Mortality After Acute Kidney Injury in the Pediatric Intensive Care Unit. Canada: Hospital Pediatrics. 2018.

Hidayat F, Setiadi AP, Setiawan E. Analisis Penggunaan dan Biaya Antibiotika di Ruang Antibiotika di Ruang Rawat Intensif Rumah Sakit di Surabaya. Pharmaciana. 2017; 7(2):213-230.

Kaunang CT, Helsler K, Perez M. Pediatric Antimicrobial Renal Dosing Guidelines. JMH Anti-Infective Subcommitter and P&T. 2015.

Kemenkes RI. Pedoman Penerapan Kajian Farmakoekonomi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2013.

Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Program Pengendalian Resistensi Antimikroba. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republlik Indonesia; 2015.

Kemenkes RI. Prinsip Dasar Penggunaan Antibiotik Terapi Secara Bijak. Komite Pengendali Resistensi Antimikroba. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republlik Indonesia; 2015.

Kemenkes RI. Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018.

Lacy F, Amstrong LL, Lance LL, Goldman MP. Drug Information Handbook with International Trade Namaes Index. Lexi-Comp.

Muenchhoff M, Goulder PJR. Sex Differences in Pediatric Infectious Diseases. The Journal of Infectious Disease. 2014; 209(S3):S120-6.

Muslim Z, Meinisasti R. Rationality of Antibiotic Usage in Paediatrics in Bengkulu, Indonesia: Gyssens’ Criteria and Type of Therapy Analysis. Indian Journal of Pharmaceutical Sciences.

Pamela DS. Evaluasi Kualitatif Penggunaan Antibiotika dengan Metode Gyssens di Ruang Kelas 3 Infeksi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSM Secara Prospektif [Tesis]. Depok: Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia; 2011.

Rizkyani AN. Peran Serta Farmasi Klinik dalam Memperbaiki Efektivitas Biaya Terapi Antibiotik di PICU RSUPN Cipto Mangunkusumo [Tesis]. Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia; 2014.

Sakinah U. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kesadaran Masyarakat Kelurahan Posris Gaga Tangerang dalam Berasuransi Kesehatan. Forum Ilmiah. 2014; 11(2).

Schleiss MR. Principle of antibacterial therapy. Nelson Textbook of Pediatrics. Elsevier. 2016; 2(20).

Sharma S, Bowman C, Alladin BK, Singh N. Antibiotic Prescribing Patterns In The Pediatric Emergency Department At Georgetown Public Hospital Corporation: A Retrospective Chart Review. BMC Infectious Diseases. 2016; 16:170.

Sinaga CR, Tjitrosantoso H, Fatimawali. Evaluasi Kerasionalan Penggunaan Antibiotik pada Pasien Gagal Ginjal di RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT. 2017; 6(3).

Solomkin JS, Mazuski JE, Bradley JS, Rodvold KA, Goldstein EJC, Baron EJ, O’Neil PJ, Chow AW, Dellinger EP, Eachempati, SR. Diagnosis and Management of Complicated Intra-Abdomeninal Infection in Adult and Children: Guidelines by The Surgical Infection Society and The Infectious Disease Society of America. Clinical Infectious Disease. Oxford University Press. 2010; 50(2):134-264.

Sudarmadji, S. Wati DK, Sidiartha L. Faktor Risiko pada Lama Rawat dan Luaran Pasien Perawatan di Unit Intensif Anak RSUP Sanglah Denpasar. Sari Pediatri. 2016; 17(6):455-462.

Takemoto CK, Hodding JH, Kraus DM. Pediatric & Neonatal Dosage Handbook With International Trade Name Index. Lexi-Comp.

Theresia. Evaluasi Kualitatif Penggunaan Antibiotik di Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. [Tesis]. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Tjekyan RMS. Pola Kuman dan Resistensi Antibiotik di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan. 2015; 2(2):91-97.

Waggoner-Fountain LA. Childcare and Communicable Disease. Elsevier Inc. 2016; p.1264-1268.




DOI: https://doi.org/10.25077/jsfk.6.1.46-53.2019

Article Metrics

Abstract view : 52 times
PDF view/download : 74 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

 Google Scholar      

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.