Studi Penggunaan Obat Untuk Menangani Gangguan Natrium dan Kalium Pasien Penyakit Ginjal Terminal di RS Muhammadiyah Bandung

Yunisa Friscia Yusri, Lia Amalia, Ida Lisni

Abstrak


Penyakit ginjal terminal dapat menyebabkan terganggunya pengaturan keseimbangan Natrium (Na) dan Kalium (K). Gangguan tersebut dapat disebabkan oleh fungsi ginjal yang menurun dan pengaruh antihipertensi golongan penghambat SRAA (Sistem Renin Angiotensin Aldosteron) seperti ACEI (Angiotensin-Converting Enzyme Inhibitor) dan ARB (Angiotensin Receptor Blocker). Gangguan ini dapat menyebabkan aritmia, edema otak, henti jantung hingga kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat serta pengaruh penggunaan antihipertensi ACEI dan ARB terhadap gangguan Na dan K pada kondisi pasien pradialisis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-potong lintang (cross-sectional) pada kondisi pasien pradialisis di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Dari penelitian diperoleh 22 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu pasien yang memiliki hasil pengukuran kadar Na dan K pada kondisi pradialisis. Dari 22 pasien tersebut sebanyak 59,09% mengalami hiponatremia, 45,45% mengalami hiperkalemia, dan 4,55% mengalami hipokalemia. Untuk mengatasi kondisi hiponatremia digunakan infus NaCl 3%. Sedangkan untuk mengatasi kondisi hiperkalemia digunakan furosemid, kalsium glukonat, dan kalsium polistiren sulfonat baik tunggal maupun kombinasi. Gangguan Na dan K harus segera diatasi untuk mencegah terjadinya kerusakan sel. Penggunaan antihipertensi ACEI, ARB maupun kombinasi keduanya secara statistik tidak bermakna yang berarti tidak terdapat pengaruh penggunaan obat tersebut terhadap munculnya kondisi hiponatremia maupun hiperkalemia pada pasien.

Kata kunci: Hiponatremia, Hiperkalemia, ACEI, ARB


Kata Kunci


Hiponatremia, Hiperkalemia, ACEI, ARB

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adrogue HJ, Madias NE. The challenge of hyponatremia. American Society of Nephrology. 2012; 23 (7) 1140-1148.

-----------------------------------------------------------------------

Agrawal V, Agarwal M, Joshi SR, Ghosh AK. Hyponatremia and hypernatremia: disorders of water balance. JAPI.2008: (56) 56-64.

-----------------------------------------------------------------------

Dipiro JT, Talbert RL, Yee GC, Matzke GR, Wells BG, dan Posey LM. Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach. United States: The McGraw-Hill; 2008.

-------------------------------------------------------------------------

Hollander JC, Calvert JF. Hyperkalemia. American Family Physician. 2006; 73(2):283-290.

-------------------------------------------------------------------------

Kovesdy, CP. Significance of hypo- and hypernatremia in chronic kidney disease. Nephrology Dialysis Transplantation. 2012; 27 891-898.

-------------------------------------------------------------------------

Kyle C, Jayathissa S. A primary care approach to sodium and potassium imbalance [Internet]. Better Medicine. 2011. Available from: https://bpac.org.nz/BT/2011/September/imbalance.aspx

----------------------------------------------------------------------

McEvoy GK. AHFS Drug Information. Bethesda: American Society of health-system pharmacist; 2011.

----------------------------------------------------------------------

Molina, PE. Endocrine Physiology. United States: The McGraw-Hill, 2010.

-----------------------------------------------------------------------

National Kidney Foundation. About Chronic Kidney Disease [Internet]. [Cited 20 Februari 2015]. Available from: https://www.kidney.org/atoz/content/about-chronic-kidney-disease

------------------------------------------------------------------------

NICE. Chronic kidney disease, early identification and management of chronic kidney disease in adults in primary and secondary care [Internet]. NICE Clinical Guideline. 2014 [Cited 14 Februari 2015].Available from: https://www.nice.org.uk/guidance/cg182

------------------------------------------------------------------------

Perkumpulan Nefrologi Indonesia Report [Internet]. 2012 [cited 14 Februari 2015]. Available from: www.pernefri-inasn.org.

-------------------------------------------------------------------------

Silbiger SR, Neugarten J. The impact of gender on the progression of chronic renal Disease, American Journal of Kidney Disease. 1995; 515-533.

-------------------------------------------------------------------------

Tzamaloukas AH, Malhotra D, Rosen BH. Principles of Management of Severe Hyponatremia. American Heart Association. 2013; (2) 1-11.

-------------------------------------------------------------------------

Weiner ID, Wingo CS. Hyperkalemia: a potential silent killer. American Society of Nephrology. 1998; (9): 1535-1543.

-------------------------------------------------------------------------

Weir MR, Rolfe M. Potassium homeostatis and renin-angiotensin-aldosterone system inhibitors. American Society of Nephrology.2010; 5 (3) 531-548.




DOI: https://doi.org/10.25077/jsfk.5.3.233-242.2018

Article Metrics

Abstract view : 313 times
PDF view/download : 6296 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

       

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.