Studi Awal Sediaan Gel Ekstrak Etanol Kayu Angin (Usnea Sp) untuk Penyembuhan Luka Bakar

Lili Fitriani, Fauzi Saputra, Melisa Melisa, Erizal Zaini

Abstrak


Telah dilakukan studi awal formulasi dari ekstrak etanol kayu angin (Usnea sp) dalam bentuk sediaan gel dan uji efektivitas sediaan gel terhadap penyembuhan luka bakar pada mencit. Sediaan gel dibuat menggunakan hidroksipropil metilselulosa (HPMC) sebagai gelling agent. Gel dibuat dalam dua formula yaitu tanpa mengunakan ekstrak etanol Usnea sp (F1) dan mengunakan ekstrak etanol Usnea sp sebanyak 1% (F2). Evaluasi gel berupa organoleptis, homogenitas, pemeriksaan pH, uji daya sebar dan iritasi kulit. Uji aktivitas luka bakar dilakukan pada tiga kelompok hewan uji dimana masing-masing kelompok terdiri dari lima ekor mencit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kayu angin dapat dijadikan sebagai gel. Uji organoleptis gel ekstrak etanol kayu angin menunjukkan gel homogen dengan pH 5 - 5,5 dandaya sebar 5,6 – 6 cm2. Uji iritasi pada kulit menunjukkan hasil tidak terjadi iritasi pada kulit. Hasil uji aktivitas penyembuhan luka bakar menunjukkan bahwa kelompok hewan uji yang diberikan sediaan gel yang mengandung ekstrak etanol Usnea sp mampu menyembuhkan luka bakar lebih cepat dibandingkan dengan kelompok hewan uji yang diberikan sediaan gel tanpa ekstrak dan kelompok hewan uji tanpa perlakuan (kontrol). Hasil studi awal ini menunjukkan bahwa ekstak etanol Usnea sp dapat dibuat dalam bentuk gel dan dapat mempercepat proses penyembuhan luka bakar. 


Kata Kunci


Asam usnat, gel, HPMC, luka bakar

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Araujo AA, de Melo MG, Rabelo TK, Nunes PS, Santos SL, Serafini MR, Santos MR, Quintans-Júnior LJ, Gelain DP. Review of the biological properties and toxicity of usnic acid. Natural product research. 2015 Dec 2;29(23):2167-80.

Douglas HE, Dunne JA, Rawlins JM. Management of burns. Surgery (Oxford). 2017 Sep 1;35(9):511-8.

Oryan A, Alemzadeh E, Moshiri A. Burn wound healing: present concepts, treatment strategies and future directions. Journal of wound care. 2017 Jan 2;26(1):5-19.

Moenadjat, Y. Luka Bakar, Penatalaksanaan Awal. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2001.

Carter, S.S. Dispensing Pharmaceutical Students (12th Edition). London: Pittman Medical;1975

Voight, R. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi edisi 5. Diterjemahkan oleh Dr. Soendani Noerono. Yogyakarta : UGM Press; 1994.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Farmakope Indonesia (Edisi Ketiga). Jakarta; 1979.

Salgado F, Albornoz L, Cortéz C, Stashenko E, Urrea-Vallejo K, Nagles E, Galicia-Virviescas C, Cornejo A, Ardiles A, Simirgiotis M, García-Beltrán O. Secondary metabolite profiling of species of the genus usnea by UHPLC-ESI-OT-MS-MS. Molecules. 2017 Dec 27;23(1):54.

Rowe, Raymond C., Paul J Sheskey, Marian E Quinn. Handbook of Pharmaceutical Excipients (sixth edition). UK : Pharmaceutical Press and American Pharmacists Association; 2009.

Tiwari VK. Burn wound: How it differs from other wounds?. Indian journal of plastic surgery: official publication of the Association of Plastic Surgeons of India. 2012 May;45(2):364.

Zielins ER, Atashroo DA, Maan ZN, Duscher D, Walmsley GG, Hu M, Senarath-Yapa K, McArdle A, Tevlin R, Wearda T, Paik KJ. Wound healing: an update. Regenerative medicine. 2014 Nov;9(6):817-30.

David J.L., Wolff K, Lowel A.G., Stephen L.K., Barbara A.G., Amy S.P. Fitzpatrick’s Dermatology in General Medicine (7th ed). New York : McGrawHill Medical Publishing; 1999

Contran R.S., Kumar V, Collins T. Pathology Basic of Disease (6th ed). Philadelphia: WB Saunders Co; 1999.

Kim JY, Jun JH, Kim SJ, Hwang KM, Choi SR, Han SD, Son MW, Park ES. Wound healing efficacy of a chitosan-based film-forming gel containing tyrothricin in various rat wound models. Archives of pharmacal research. 2015 Feb 1;38(2):229-38.




DOI: https://doi.org/10.25077/jsfk.5.2.83-87.2018

Article Metrics

Abstract view : 421 times
PDF view/download : 1250 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

 Google Scholar         

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.