Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Daun Pacar Kuku (Lawsonia inermis Linn) serta Penentuan Kadar Fenolat Total dan Uji Aktivitas Antioksidan

Elidahanum Husni, Netty Suharti, Arlyn Pasella Tri Atma

Abstrak


Lawsonia inermis Linn merupakan tumbuhan yang termasuk ke dalam famili Lythraceae. Secara farmakologi telah terbukti dapat mengobati berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi simplisia dan ekstrak etanol daun pacar kuku, menentukan kadar fenolat total dengan metoda Folin-Ciocalteau dan uji aktivitas antioksidan dengan metode Ferric Reducing Antioxidant Power. Daun pacar kuku diambil di daerah Padang, Sumatera Barat dan dimaserasi menggunakan pelarut etanol 70% hingga didapatkan ekstrak etanol daun pacar kuku. Dari karakterisasi simplisia daun pacar kuku diketahui bahwa bentuknya serbuk, warna coklat kehijauan, rasa pahit dan bau yang khas. Parameter susut pengeringan simplisia diperoleh sebesar 4,92% ± 0,16, kadar abu total 4,61% ± 0,02, kadar abu tidak larut asam 4,43% ± 0,14, kadar sari larut air 3,30% ± 0,06, dan kadar sari larut etanol 25,46% ± 0,18. Karakterisasi ekstrak etanol daun pacar kuku secara organolpetis diketahui bahwa bentuknya cairan kental, warna coklat, rasa kelat dan bau yang khas. Parameter kadar air ekstrak etanol daun pacar kuku didapatkan sebesar 9,98% ± 2,00, kadar abu total 2,63% ± 0,91, dan kadar abu tidak larut asam 0,36% ± 0,11. Hasil penentuan kadar fenolat total ekstrak etanol daun pacar kuku adalah 16,02 g/100g. Aktivitas antioksidan ekstrak daun pacar kuku yaitu 2,85 mmol Fe(II)/100 g


Kata Kunci


lawsonia inermis; karakterisasi; fenolat total; aktivitas antioksidan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Hasiani VV, Ahmad I, Rijai L. Isolasi jamur endofit dan produksi metabolit sekunder antioksidan dari daun pacar (Lawsonia inermis L.) Jurnal Sains dan Kesehatan. 2015;1(4):146-153.

Marc EB, Nelly A, Annick DD, Frederic D. Plants used as remedies antirheumatic and antineuralgic in the traditional medicine of Lebanon. J Ethnopharmacol. 2008;34:120-315.

Gbolade AA. Inventory of antidiabetic plants in selected districts of Lagos State, Nigeria. J Ethnopharmacol. 2009;9:121-135.

Wiem A, Smail A, Wissem M, Faleiro M, Miguel M. Antioxidant, antiinflammatory and anti-acetylcholinesterase activities of leaf, flower and seed aqueous extracts of Lawsonia inermis from Tunisia. Int. J. Pharm. Pharm. Sci. 2014;6(5):975-1491.

Hosein HKM, Zinab D. Phenolic compound and antioxidant activity of henna leaves extracts (Lawsonia inermis). World Journal of Dairy & Food Sciences. 2007;2(1):38-41.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia; 2000.

Prakash A, Rigelhof F, Miller E. Antioxidant activity. Medallion Laboratories: Analytical Progress. 2001;19(2):1 – 4.

Mandal S, Yadav S, Nema RK. Antioxidant: a review. Journal of Chemical and Pharmaceutical Research. 2009;1(1):102-104.

Gordon MH. The mechanism of antioxidants actions in vitro. Di dalam : Hudson BJF, editor. Food Antioxidant. Elsevier Applied Science. 1990:1-18.

Fluck H, Jaspersen SR. Medicinal Plants And Their Uses. London: W. Foulsham & Co. Ltd; 1976.

Raskin I, Ripoll C. Can an apple a day keep the doctor away?. Current Pharmaceutical Design. 2004;10:1-9.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Suplemen II Farmakope Herbal Indonesia. Jakarta: Depkes RI; 2010.

Departemen Kesehatan RI. Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 1995.

Andayani R, Maimunah, Lisawati Y. Penentuan aktivitas antioksidan, kadar fenolat dan likopen pada buah tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi. 2008;13:31-37.

Agoes, G. Teknologi Bahan Alam (edisi revisi). Bandung: Penerbit ITB; 2007.

Waterhouse AL. Folin ciocalteau micro method for total phenol in wine. American Journal of Enology and Viticulture. 1999;28:1-3.

Susantika M. Penentuan kadar fenolat total dan uji ativitas antioksidan dari ekstrak etanol kulit batang asam kandis. [Skripsi]. Padang: Fakultas Farmasi Universitas Andalas; 2016.

Badan POM RI. Acuan Sediaan Herbal Vol. 7 Edisi I. Direktorat Obat Asli Indonesia; 2012.

Das PK, Mondal AK. Studies on traditional ‘mehendi’ used as herbal colour with special references to its antimicrobial activity and pigment profile by TLC. International Journal of Science and Nature. 2012;3(4):799-804.

Kementerian Kesehatan RI. Farmakope Herbal Indonesia Suplemen 3 Edisi I. Jakarta: Dirjen Pelayanan Farmasi dan Alat Kesehatan, Kemenkes RI; 2013




DOI: https://doi.org/10.25077/jsfk.5.1.12-16.2018

Article Metrics

Abstract view : 442 times
PDF view/download : 2889 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

 Google Scholar      

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.