Optimasi Tablet Levofloksasin yang Mengandung Bahan Pengikat PVP K-30 dan Disintegran Vivasol

Dina Ayu Fatmawati, Bambang Widjaja, Dwi Setyawan

Abstrak


Penelitian ini bertujuan mendapatkan formula yang optimal tablet levofloksasin yang dibuat dengan variasi PVP K-30 sebagai pengikat dan vivasol sebagai disintegran. Metode pembuatan tablet levofloksasin dilakukan secara granulasi basah. Formula tablet dibuat dengan variasi PVP K-30 dan disintegran vivasol, dikempa menggunakan alat hidrolik press dengan puch diameter 12 mm, selama 3 detik. Evaluasi mutu fisik (kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur) dan laju disolusi tablet. Optimasi formula dilakukan dengan desain faktorial 22 yaitu eksperimen faktorial dengan 2 faktor (PVP K-30 dan vivasol) dan 2 level (2% dan 4%). Hasil optimasi menunjukkan bahwa peningkatan kadar PVP K-30 meningkatkan kekerasan tablet, menurunkan kerapuhan tablet, dan menurunkan waktu hancur tablet, serta meningkatkan laju disolusi dari tablet levofloksasin. Peningkatan kadar vivasol meningkatkan kekerasan tablet, tidak mempengaruhi kerapuhan tablet, dan menurunkan waktu hancur tablet, serta menurunkan laju disolusi tablet levofloksasin. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tablet yang optimal serta memenuhi spesifikasi dari mutu fisik (kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur) dan laju disolusi ditunjukkan pada daerah feasible dari design space yaitu kadar PVP K-30 antara 2,4 sampai 3,7 % dan kadar vivasol 2,0 sampai 3,2%.

Kata Kunci


levofloksasin; PVP K-30; vivasol; granulasi basah; desain faktorial.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bano, R., Gauhar, S., Naqvi, S. B. S., & Mahmood, S. (2011). Pharmaceutical evaluation of different brands of levofloxacin tablets (250 mg) available in local market of Karachi (Pakistan). Int. J. Curr. Pharm. Res, 3(1), 15-22.

Kassab, N. M., Amaral, M. S. D., Singh, A. K., & Santoro, M. I. R. M. (2010). Development and validation of UV spectrophotometric method for determination of levofloxacin in pharmaceutical dosage forms. Química Nova, 33(4), 968-971.

Lachman, L., Lieberman, H. A., & Kanig, J. L. (1994). Teori dan praktek farmasi industri. Edisi III., diterjemahkan oleh Siti Suyatmi, 150(161), 658.

Sofyan, M., Alvarino, A., & Erkadius, E. (2014). Perbandingan Levofloxacin dengan Ciprofloxacin Peroral dalam Menurunkan Leukosituria Sebagai Profilaksis Isk pada Kateterisasi di RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(1), 68-72.

Nagar, P., Singh, K., Chauhan, I., Verma, M., Yasir, M., Khan, A., & Gupta, N. (2011). Orally disintegrating tablets: formulation, preparation techniques and evaluation. Journal of Applied Pharmaceutical Science, 1(4), 35-45.

Rowe, R. C., Sheskey, P. J., & Quinn, M. E. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients 6th edition. Pharmaceutical Press. London, England.

Adeyeye, M. C., & Brittain, H. G. (2008). Preformulation solid dosage form development. Informa Healthcare USA.

Thakkar, V. T., Shah, P. A., Soni, T. G., Parmar, M. Y., Gohel, M. C., & Gandhi, T. R. (2009). Goodness-of-fit model-dependent approach for release kinetics of levofloxacin hemihydrates floating tablet. Dissolution Technologies, 16(1), 35-39.

USP, U. P. (2011). 34, NF 29. In The United States pharmacopeia and the National formulary. The United States Pharmacopeial Convention, Rockwille, MD (p. 20852).

Desai, P. M., Er, P. X. H., Liew, C. V., & Heng, P. W. S. (2014). Functionality of disintegrants and their mixtures in enabling fast disintegration of tablets by a quality by design approach. AAPS PharmSciTech, 15(5), 1093-1104.




DOI: https://doi.org/10.25077/jsfk.4.1.9-15.2017

Article Metrics

Abstract view : 336 times
PDF view/download : 812 times



Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) | p-ISSN: 2407-7062 | e-ISSN: 2442-5435

Diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia - Daerah Sumatera Barat 

 Google Scholar       

 JSFK is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.